Business Matching 2026 di Surabaya menjadi ajang bagi tim peneliti Polinema untuk memperkenalkan produk, memaparkan peluang bisnis, dan menjajaki kerja sama dengan calon mitra.
SURABAYA, 22 Agustus 2026 - Politeknik Negeri Malang (Polinema) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) membawa 10 produk hasil penelitian ke Business Matching 2026 yang berlangsung di Hotel VASA Surabaya, Sabtu (22/8). Kegiatan bertema “One Idea, Biggest Future” tersebut mempertemukan inventor dan inovator dengan investor, venture capital, mitra strategis, serta stakeholder. Dalam forum tersebut, tim peneliti mempresentasikan produk sekaligus berdiskusi langsung dengan calon mitra mengenai kebutuhan pasar, model bisnis, peluang pengembangan, dan bentuk kerja sama yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti.
Sepuluh produk Polinema yang mengikuti kegiatan ini meliputi Emperor, Jembatan Lengkung Beranyam, RoadReport, Sterivo, Surya Fish Cooler, Personal Financial Tracker, Panel Anti Peluru Komposit Rami, Folkloria, RekaKarbon, serta Smart Pet Food & Water Dispenser. Produk-produk tersebut berasal dari beragam bidang, mulai dari teknologi digital, konstruksi, pendidikan, pangan, material, hingga Internet of Things.Sebelum tampil di Surabaya, P3M Polinema menyiapkan peserta melalui beberapa tahapan seleksi dan pendampingan bersama Felix Pasila, Ph.D.
Selain sesi presentasi, kegiatan juga memberi ruang untuk product showcase dan diskusi langsung. Format ini memungkinkan calon mitra melihat materi pendukung maupun prototipe, sekaligus menggali kesiapan produk untuk diuji, diproduksi, dipasarkan, atau dikembangkan bersama.
Business Matching 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi INOVEST, Polinema, Universitas Petra Surabaya, dan mitra perguruan tinggi lainnya. Dalam agenda kegiatan, peserta juga memperoleh paparan mengenai ekosistem startup, perspektif investor dan venture capital, serta strategi scaling dan komersialisasi inovasi.
Bagi P3M Polinema, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi hasil penelitian. Pertemuan dengan investor dan mitra diharapkan membuka komunikasi lanjutan bagi produk yang memiliki peluang untuk dikembangkan menuju pasar.
- Rahman Azis Prasojo, Surabaya, 2026 -

Komentar